Rabu, 16 September 2015

IoT (Internet of Things)

IoT (Internet of Things)






Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus, berikut kemampuan remote control, berbagi data, dan sebagainya, termasuk pada benda-benda di dunia fisik. Bahan pangan, elektronik, peralatan apa saja, koleksi, termasuk benda hidup, yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor tertanam dan selalu “on”.Pada hakekatnya, benda Internet atau Internet of Things mengacu pada benda yang dapat di identifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai popular melalui Auto-ID Center di MITberikut publikasi analisa pasar yang terkait. Dalam industri, peralatan-peralatan dapat dirancang untuk memberikan informasi mengenai kondisinya. Misalnya ada peralatan yang membutuhkan bahan bakar, dan peralatan tersebut memancarkan informasi status bahakn bakarnya secara periodik ke suatu peralatan lain melalui jaringan internet. Dengan adanya sistem ini, maka kita dengan mudah memantau peralatan-peralatan yang digunakan dalam kantor kita. Memudahkan pemantauan akan mengindarkan kita dari situasi suatu mesin tidak berfungsi karena terlambat melakukan pemeliharaan.



Perkembangan dari Internet Of Things (IoT)



            Salah satu pengembang yang paling menyukai perkembangan IoT adalah Intel saat ini sudah menciptakan serta mengembangkan teknologi komputasi agar dapat membuat kehidupan menjadi lebih mudah dan pada akhirnya saling terhubung dan kaya informasi. Berawal dari inovasi teknologi untuk ciptakan pengalaman baru dalam menggunakan berbagai perangkat, seperti Intel® RealSense™ 3D Camera yang memungkinkan konsumen mengoperasikan komputer tanpa menyentuh layar. Hal ini membuat Intel optimis bahwa berbagai perangkat akan semakin pintar dan saling terhubung, sehingga IoT sendiri dapat mendorong transformasi bisnis melalui pengembangan dan integrasi dari solusi IoT yang terukur dan terintegrasi untuk konsumen. Intel optimis untuk menjadi motor penggerak atas implementasi IoT, mengingat Intel memiliki sejarah panjang dan ahlinya pengembangan silikon, piranti lunak dan layanan teknologi lainnya, serta telah memberikan solusi terintegrasi selama lebih dari 35 tahun. Intel juga telah banyak berinvestasi untuk pengembangan IoT. Mulai dari pengembangan lini produk, menginisiasi perjanjian dalam membangun standar IoT, memberikan solusi bagi industry otomotif dan manufaktur, serta menjalin hubungan dengan pengembang dan para peneliti untuk dapat berkontribusi terhadap keseluruhan ekosistem.


Salah satu pengembang yang paling menyukai perkembangan IoT adalah Intel saat ini sudah menciptakan serta mengembangkan teknologi komputasi agar dapat membuat kehidupan menjadi lebih mudah dan pada akhirnya saling terhubung dan kaya informasi. Berawal dari inovasi teknologi untuk ciptakan pengalaman baru dalam menggunakan berbagai perangkat, seperti Intel® RealSense™ 3D Camera yang memungkinkan konsumen mengoperasikan komputer tanpa menyentuh layar. Hal ini membuat Intel optimis bahwa berbagai perangkat akan semakin pintar dan saling terhubung, sehingga IoT sendiri dapat mendorong transformasi bisnis melalui pengembangan dan integrasi dari solusi IoT yang terukur dan terintegrasi untuk konsumen. Intel optimis untuk menjadi motor penggerak atas implementasi IoT, mengingat Intel memiliki sejarah panjang dan ahlinya pengembangan silikon, piranti lunak dan layanan teknologi lainnya, serta telah memberikan solusi terintegrasi selama lebih dari 35 tahun. Intel juga telah banyak berinvestasi untuk pengembangan IoT. Mulai dari pengembangan lini produk, menginisiasi perjanjian dalam membangun standar IoT, memberikan solusi bagi industry otomotif dan manufaktur, serta menjalin hubungan dengan pengembang dan para peneliti untuk dapat berkontribusi terhadap keseluruhan ekosistem.


Contoh implementasi dari Internet Of Things (IoT)
        Implementasi di Mancanegara
Implementasi IoT akan berdampak positif kepada pengembangan berbagai aspek seperti tata kota, manufaktur, retail, dan masih banyak lagi. Salah satu implementasi IoT yang sukses bantu pengembangan sebuah kota ditunjukkan oleh sistem tata kota Dublin, ibukota Irlandia. Kota yang pertama kalinya menggunakan teknologi Intel tersebut membangun sistem deteksi lingkungan dalam mengukur kualitas air dan perubahan cuaca. Dengan bantuan prosesor Intel® QuarkTM, Dublin telah merubah infrastrukturnya menjadi lebih pintar dengan berbagai sensor di seluruh kota yang terhubung, sehingga mempercepat pengumpulan data dan penyebaran informasi ke pihak-pihak terkait termasuk seluruh warganya.


        Implementasi di Indonesia

           Beberapa bulan terakhir ini, kita sering mendengar atau membaca tentang konsep Smart City yang sedang dicanangkan oleh beberapa kepala daerah di Indonesia, seperti Ridwan Kamil (Walikota Bandung) dan Basuki Tjahaja Purnama (Gubernur Jakarta). Topik ini begitu “hot” sehingga sering sekali diliput oleh wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik.
Mulai terlihat pula bahwa konsep Smart City ini akan mulai diikuti oleh kepala-kepala pemerintahan di daerah lainnya, seperti BanyuwangiBanda Aceh, dan Balikpapan.
Sebelum kita memulai pembahasan Smart City, ada baiknya kita mendefinisikan terlebih dahulu arti dari Smart City yang akan kita bicarakan di artikel ini. Menurut Wikipedia, definisi dari Smart City adalah:
A smart city (also smarter city) uses digital technologies to enhance performance and well being, to reduce costs and resource consumption, and to engage more effectively and actively with its citizens. Key ‘smart’ sectors include transport, energy, healthcare, water and waste.
Secara kasar, definisi dari Smart City itu begitu luas mencakup berbagai macam keseluruhan teknologi digital yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan, mengurangi biaya dan sumber konsumsi, dan dapat meningkatkan interaksi aktif antara kota dan warganya secara efektif. Perlu saya garisbawahi bahwa cakupan teknologi digital yang dapat diterapkan untuk pengembangan Smart City sangat luas dan tidak dibatasi. Penerapan dan aplikasi dari teknologi tersebut juga sangat bervariasi dan dapat diterapkan di semua bidang selama tujuan akhirnya tersebut tercapai. Beberapa contoh penerapan konsep Smart City di Indonesia:
·         E-government
·         E-budgeting
·         Jakarta Smart City
·         Command Center di Bandung
·         E-village di Banyuwangi
·         Portal Pengadaan Nasional oleh INAPROC
·         Layanan Paspor Online oleh Dirjen Imigrasi RI
·         Situs LAPOR oleh UKP-PPP (salah satu Unit Kerja Presiden)


Metode dan Pengimplementasian
Metode yang digunakan oleh Internet of Things adalah nirkabel atau pengendalian secara otomatis tanpa mengenal jarak. Pengimplementasian Internet of Things sendiri biasanya selalu mengikuti keinginan si developer dalam mengembangkan sebuah aplikasi yang ia ciptakan, apabila aplikasinya itu diciptakan guna membantu monitoring sebuah ruangan maka pengimplementasian Internet of Things itu sendiri harus mengikuti alur diagram pemrograman mengenai sensor dalam sebuah rumah, berapa jauh jarak agar ruangan dapat dikontrol, dan kecepatan jaringan internet yang digunakan. Perkembangan teknologi jaringan dan Internet seperti hadirnya IPv6, 4G, dan Wimax, dapat membantu pengimplementasian Internet of Things menjadi lebih optimal, dan memungkinkan jarak yang dapat di lewati menjadi semakin jauh, sehingga semakin memudahkan kita dalam mengontrol sesuatu.


Manfaat Internet of Things
Banyak manfaat yang didapatkan dari internet of things. Pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat, mudah, dan efisien. Kita juga bisa mendeteksi pengguna dimanapun ia berada. Sebagai contoh barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode tersebut, bisa dilihat produk mana yang paling banyak terjual dan produk mana yang kurang diminati. Selain itu dengan barcode kita juga bisa memprediksi produk yang stoknya harus ditambah atau dikurangi. Dengan barcode kita tak perlu susah – susah menghitung produk secara manual. Contoh lain saat kita pergi ke Singapore. Jika kita ingin bepergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis kita cukup menggunakan atau membeli EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para wisatawan yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa transportasi yang telah digunakan. Sedangkan warga negara Singapore sendiri menggunakan KTP ataupun kartu pelajar sebagai alat membayarnya. Cara ini lebih efisien dan cepat ketimbang kita menggunakan uang tunai. Jika kita menggunakan uang tunai, kita masih harus mengantri untuk membayar, belum lagi jika kita membayar dengan nilai nominal uang besar, kita harus menunggu untuk mendapatkan uang kembalian kita.

Forum IoT Dunia

Internet of Things World Forum secara perdana dilaksanakan pada 29-31 Oktober 2013 di Barcelona , Spanyol. Cisco menjadi tuan rumah perdana Internet of Things World Forum di Barcelona. Pertemuan Internet of Things World Forum tahunan kedua dilaksanakan di Chicago , 14-16 Oktober 2014, menjadi penanda saat yang menentukan dalam pertumbuhan IOT.  
Pertemuan kedua IoTwf mengangkat topik :
·             Standar dan interoperabilitas
·             Keamanan , privasi dan kepatuhan
·             Arsitektur , analisis dan manajemen
·             Inovasi , startups dan tren IoT
·             Model bisnis baru
·             Sensor dan sistem operasi tertanam (embedded)
·             Tantangan dan peluang di segmen vertikal




          


Ulasan dari Internet Of Things (IoT):

Internet of Things adalah salah satu inovasi baru dalam kemajuan teknologi informasi dunia. Ini adalah sebuah konsep dari pemikiran bagaimana teknologi di dunia bisa semakin maju dan semakin pintar salah satunya adalah Internet of Things. Banyak definisi mengenai Internet of Things namun secara garis besar adalah sebuah konsep dimana benda-benda atau peralatan  yang terhubung jaringan internet dapat saling berkomunikasi dan dapat mendifiisikan diri mereka ke perangkat lain. Istilah Internet of Things awalnya didisarankan oleh Kevin Ashton 1995.  Dengan adanya hal ini diharapkan lebih memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh dari perkembangan Internet of Things nanti akan banyak sensor-sensor yang diatutentikasiakan dari status kesebuah benda-bnda tersebut. Contoh dalam aplikasi di rumah tangga misalnya saat kita membuka pintu rumah secara otomatis AC dan lampu yang berada di dalam rumah akan menyala. Hal tersebut merupakan aplikasi dari Internet of Things  dimana beberapa benda yang berada dalam sebuah jaringan internet yang sama dapat saling berkomunikasi dan secara langsung terautentikasi dimana saat pintu terbuka benda seperti AC dan Lampu otomatis menyala. Dengan adanya standarisasi ini, maka akan banyak peralatan yang terhubung antara satu dengan yang lain.







            Manajemen Informatika
            http://ipb.ac.id/




6 komentar:

  1. Terimakasih atas informasinya sangat lengkap dan jelas :) jangan lupa berkunjung ke blog saya tifannychia.blogspot.com

    BalasHapus
  2. bagaimana cara kerja Internet Of Things dengan mudah? terimakasih

    BalasHapus
  3. keren dan mantap infonya. Kunjungi juga yutricode.blogspot.com

    BalasHapus
  4. makasih infonya cukup jelas. kunjungi pula nilamhaydi.blogspot.com

    BalasHapus
  5. makasih infonya cukup jelas. kunjungi pula nilamhaydi.blogspot.com

    BalasHapus